You are here

artikel

Kondisi iklim yang ekstrim di berbagai belahan dunia baru-baru ini secara langsung dan tidak langsung dapat mempengaruhi ketersediaan pangan. Kekeringan yang berkepanjangan, kebakaran hutan, banjir serta bencana alam lainnya di berbagai wilayah dunia terutama di sentra-sentra produksi pangan, sangat mempengaruhi ketersediaan gandum dan tanaman bijian-bijian lainnya yang tentu saja berdampak pada ketersediaan produk pangan tersebut untuk marketing season 2010/2011.

Dewasa ini ketahanan pangan merupakan isu strategis dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi dan kesejahteraan masyarakat karena akan menentukan kestabilan ekonomi, sosial, dan politik dalam suatu negara. Pemenuhan kebutuhan pangan menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

KOMPASIANA.com - Indonesia terkenal sebagai negara agraris. Negara agraris merupakan negara yang memiliki latar belakang pertanian. Dan sudah seharusnya, sebuah negara agraris bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri Namun faktanya berbanding terbalik. Indonesia pada saat ini masih belum mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Bahkan, Indonesia diprediksi akan mengalami krisis pangan pada tahun 2017.

Ketahanan pangan (food security) merupakan salah satu isu paling sentral dalam rembangunan pertanian dan pembangunan nasional, terlebih bagi negara berkembang seperti Indonesia yang berpenduduk besar. Hal ini disebabkan oleh ketahanan pangan sangat terkait erat dengan ketahanan sosial, stabilitas sosial, ketahanan nasional serta stabilitas ekonomi. Permasalahan utama dalam mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia saat ini berkaitan ┬┐engan adanya fakta bahwa peningkatan permintaan pangan yang lebih cepat dibandingkan penumbuhan penyediaannya.