You are here

Bateng Panen Raya Cabai Merah

Koba (koranbabel.com) — Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (30/7)  melakukan panen raya cabai merah di lahan milik Kelompol Tani (Poktan) Citra Trubus kawasan  Desa Nadi Kecamatan Lubuk Besar.

Acara penan raya cabai merah jenis lado ini dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi Setda Bangka Tengah, Dinas Pertanian dan Peternakan (DPP) Bangka Tengah dan Badan Ketahanan Pangan Penyuluh Pertanian (BKPPP) Bangka Tengah.

Dengan suksesnya pengembangan sayur mayur holtikultura ini dharapkan mampu memovitasi masyarakat di Bumi Selawang Segantang untuk melirik dan lebih mengembangkan budidaya holtikultur, diantaranya cabai yang bernilai ekonomis.

Bupati Bangka Tengah H Erzaldi Rosman yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi, Hj Kartina mengatakan kesuksesan Kelompok  Tani Citra Trubus ini merupakan bukti kesuksesan pengembangan kawasan holtikultura di Bangka Tengah.

Tidak hanya  itu saja, sebelumnya juga dilakukan panen raya Jeruk Keprok di Desa Terentang serta Bawang Merah di Kecamatan Namang.

“Untuk lahan cabai milik poktan yang telah difasilitasi dari 2014 yang berkelanjutan ada seluas 13 hektare tersebar di Bateng. Bantuan berupa sarana dan prasana pasca panen dari bibit, pupuk, keranjang panen, hingga bantuan hand traktor bersumber dari dana APBN Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI Tahun  Anggaran 2014,” ungkap Hj Kartina di lokasi panen raya, Kamis (30/7).

Selain fasilitas pertanian yang disalurkan pemda dan pemerintah pusat, Pemkab Bangka Tengah juga memfasilitasi petani yang tergabung dalam poktan untuk sekolah pertanian Good Holtikulture Practice Cabai Merah dengan tujuan untuk mempelajari pengembangan cabai merah yang baik dengan hasil memuaskan.

“Saat ini, setiap poktan cabai merah di Bateng ini menarget panen 12 ton per hektare yang berisikan 10 ribu batang cabai lado dan ini berhasil seperti yang dibuktikan oleh Poktan Citra Trubus ini. Kita berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan, demi memenuhi kebutuhan masyarakat hingga menekan impor cabai dari luar Pulau Bangka,” tukas Hj Kartina.

Sementara itu Kepala DPP Bateng, Mahmudin mengapresiasi suksesnya panen raya cabai merah lado yang dikembangkan Poktan Citra Trubus.

Mahmudin pun berharap, agar setiap poktan yang tersebar di Kabupaten Bateng ini dapat melihat dan memanfaatkan peluang yang ada. Selain itu, kepada para PPL yang hadir dan tersebar di Bateng ini dapat lebih giat lagi memberikan penyuluhan agar poktan yang ada lebih sukses lagi.

“Saat ini harga cabai dibeli pengepul dari petani mencapai harga Rp 35ribuan, dengan harga demikian Alhamdulillah sangatlah menguntungkan petani. Hendaknya, peluang-peluang harga komoditi holtikultura yang bagus dapat dimanfaatkan oleh petani untuk meningkatkan perekonomian. Bahkan jika pada 2014 kemarin, lahan cabai di Bateng ini hanya 13 hektare. Namun pada 2015 ini, sudah menjadi 28 hektare lahan cabai dan ini menunjukkan antusiasme petani untuk membudidayakan cabai merah,” tutur Mahmudin.

Pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan berupa lima unit hand traktro yang berasal dari dana APBN untuk digunakan secara maksimal oleh petani. Jika tidak dimanfaatkan dengan baik maka bantuan itu akan ditarik kembali dan diberikan kepada poktan yang membutuhkannya.

“Selain itu, untuk mengantisipasi musim kemarau panjang kita sudah menyiapkan irigasi dengan pola pompanisasi bersumber dari APBD dan APBN bagi poktan yang dinilai memenuhi persyaratan secara bertahap. Sehingga musim kemarau, tidak lagi menjadi kendala berarti,” kata Mahmudin.

Ketua Poktan Citra Trubus, Liong Tet Choi atau akrab disapa Achoi mengucapkan terima kasih atas perhatian, bimbingan, penyuluhan dan bantuan dari Pemda Bateng yang peduli akan kemajuan dan keberhasilan poktan.

Diakui Achoi dari lahan yang kurang dari satu hektare ini kelompoknya berhasil menanam 10.000 batang cabai dengan hasil panen tak kurang dari 12 ton.

“Ya kami sangatlah berterima kasih atas perhatian Pemda Bateng, karena kalau dahulunya kami petani ini tak ada yang memfasilitasi. Namun sekarang ini, kami sudah difasilitasi, dibimbing dan dibantu oleh pemerintah untuk mengembangkan budidaya holtikultura diantaranya cabai merah ini yang usianya panennya singkat dengan hasil cukup menggiurkan,” tukas Achoi.(adv/ron)

gambar: 
kategori berita: